<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Eko Mardiatmo blog</title>
	<atom:link href="http://ekmar.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ekmar.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Dec 2011 08:15:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ekmar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Eko Mardiatmo blog</title>
		<link>http://ekmar.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ekmar.wordpress.com/osd.xml" title="Eko Mardiatmo blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ekmar.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Makan Nasi Ternyata Berbahaya</title>
		<link>http://ekmar.wordpress.com/2011/12/27/makan-nasi-ternyata-berbahaya/</link>
		<comments>http://ekmar.wordpress.com/2011/12/27/makan-nasi-ternyata-berbahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 05:56:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekmar</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita publik]]></category>
		<category><![CDATA[arsenik]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[nasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekmar.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah studi baru menyebutkan bahwa terlalu banyak mengkonsumsi nasi ternyata sangat berbahaya. Pasalnya dapat meningkatkan level arsenik di dalam tubuh. Benarkah? Para ilmuwan memperkirakan bahwa nasi terpapar racun berbahaya tersebut setelah melakukan penelitian terhadap 229 wanita hamil yang berpartisipasi pada penelitian yang dilakukan di pusat persalinan di New Hampshire. Peneliti lantas membandingkan sampel urin antara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=67&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah studi baru menyebutkan bahwa terlalu banyak mengkonsumsi nasi ternyata sangat berbahaya. Pasalnya dapat meningkatkan level arsenik di dalam tubuh. Benarkah?</p>
<p>Para ilmuwan memperkirakan bahwa nasi terpapar racun berbahaya tersebut setelah melakukan penelitian terhadap 229 wanita hamil yang berpartisipasi pada penelitian yang dilakukan di pusat persalinan di New Hampshire.</p>
<p>Peneliti lantas membandingkan sampel urin antara wanita yang mengonsumsi nasi dan yang tidak mengonsumsi nasi.</p>
<p>Menurut peneliti, setiap gram nasi yang dikonsumsi berhubungan dengan peningkatan satu persen total arsenik di urin.</p>
<p><img class="alignleft" title="nasi" src="http://id.openrice.com/UserPhoto/photo/0/5O/0014GIE684BD69614FF75Fm.jpg" alt="" width="162" height="320" />Hasil penelitian menemukan bahwa wanita hamil yang mengonsumsi lebih dari satu setengah mangkok nasi setara dengan 34 ons (satu liter) air yang mengandung arsenik.</p>
<p>Temuan ini juga mengungkapkan bahwa beberapa kelompok budaya memiliki risiko terkena tingkat arsenik yang tinggi melalui nasi, seperti masyarakat Asia.</p>
<p>Masyarakat Amerika rata-rata hanya mengonsumsi nasi sekitar satu setengah mangkok per hari, dibandingkan masyarakat Asia yang makan nasi hingga lebih dua mangkok per hari.</p>
<p>Selain itu, peneliti juga menemukan tingkat tinggi dari arsenik anorganik pada wanita yang baru saja makan nasi, dibandingkan dengan wanita yang tidak makan nasi.</p>
<p>Menurut Environmental Protection Agency America mengungkapkan arsenik anorganik dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kandung kemih, paru-paru dan kulit, serta diabetes tipe dua dan penyakit kardiovaskular.</p>
<p>Namun jangan lantas Anda tak mau makan nasi karena penelitian ini. Dalam penelitian, peneliti tidak mengukur kadar arsenik dari beras itu sendiri, namun pada faktor-faktor lainnya.</p>
<p>Padi sangat efektif dalam menyerap arsenik dari lingkungan sekitar mereka. Hal ini disebabkan oleh fisiologi tanaman dan area sawah yang terkena banjir, dimana menyebabkan munculnya senyawa arsenik pada beras yang akhirnya menjadi nasi yang dikonsumsi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ekmar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ekmar.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ekmar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ekmar.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ekmar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ekmar.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ekmar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ekmar.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ekmar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ekmar.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ekmar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ekmar.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ekmar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ekmar.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=67&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekmar.wordpress.com/2011/12/27/makan-nasi-ternyata-berbahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f8c472932fdacc5bfef8fd6510fc63d0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekmar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://id.openrice.com/UserPhoto/photo/0/5O/0014GIE684BD69614FF75Fm.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">nasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anggota Dewan Jadi Penipu</title>
		<link>http://ekmar.wordpress.com/2011/01/29/anggota-dewan-jadi-penipu/</link>
		<comments>http://ekmar.wordpress.com/2011/01/29/anggota-dewan-jadi-penipu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2011 03:02:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekmar</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita publik]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[suhadi]]></category>
		<category><![CDATA[tipu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekmar.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Suhadi tidak terima dikatakan sebagai penipu. Melalui pesan singkat via ponsel, anggota DPRD Kota Kendari ini terkesan tersinggung dan marah kepada wartawan. &#8220;Terima kasih atas pemberitaan saudara terhadap saya. Semoga anda puas dengan apa yang yang anda lakukan. Sekali lagi, terimakasih ya pak. Suatu saat saya akan buktikan ke anda kalau saya bukan penipu seperti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=58&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suhadi tidak terima dikatakan sebagai penipu. Melalui pesan singkat via ponsel, anggota DPRD Kota Kendari ini terkesan tersinggung dan marah kepada wartawan.</p>
<p>&#8220;Terima kasih atas pemberitaan saudara terhadap saya. Semoga anda puas dengan apa yang yang anda lakukan. Sekali lagi, terimakasih ya pak. Suatu saat saya akan buktikan ke anda kalau saya bukan penipu seperti yang anda tulis,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Hal tersebut sangat kontraproduktif dengan kondisi yang terjadi. Pasalnya pemilik perusahaan pemagangan ke Jepang, Hikari Jeindo itu, sudah berstatus terlapor di Polda Sultra terkait kasus penipuan uang Rp 700 juta. Pelapornya adalah dekan salah satu fakultas di universitas di Sultra.</p>
<p>Bahkan Gubernur Nur Alam telah merespon surat izin pemeriksaan yang dilayangkan penyidik Polda. Isi surat tersebut adalah izin penyelidikan dan pemanggilan anggota DPRD Kota Kendari atas nama Suhadi tertanggal 7 Januari 2011. Surat bernomor 170/67 itu diteken gubernur karena laporan kasus penipuan senilai Rp 700 juta yang dilakukan Suhadi.</p>
<p>Fakta lainnya, Polda sudah melayangkan surat panggilan pertama kepada Suhadi. Namun hingga deadline pada 26 Januari 2011, politisi partai PPDI tersebut tidak hadir dengan alasan sakit usu buntu dan akan dioperasi di Jakarta. Polda pun melayangkan panggilan kedua.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ekmar.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ekmar.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ekmar.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ekmar.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ekmar.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ekmar.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ekmar.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ekmar.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ekmar.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ekmar.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ekmar.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ekmar.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ekmar.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ekmar.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=58&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekmar.wordpress.com/2011/01/29/anggota-dewan-jadi-penipu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f8c472932fdacc5bfef8fd6510fc63d0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekmar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Taman Nasional Rawa Aopa</title>
		<link>http://ekmar.wordpress.com/2011/01/28/rawa-aopa/</link>
		<comments>http://ekmar.wordpress.com/2011/01/28/rawa-aopa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Jan 2011 11:51:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekmar</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita publik]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekmar.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Lebih Dekat dengan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (1) &#8211;Empat Ekosistemnya Tersebar di Empat Kabupaten Ekosistem di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW) mengalami degradasi. Penurunan populasi dan meningkatnya aksesbilitas masyarakat di areal yang seharusnya terlarang itu, semakin mengancam eksistensinya. Apa saja yang masih bertahan di areal seluas 105,194 hektar itu saat ini? Eko Mardiatmo [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=55&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lebih Dekat dengan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (1)<br />
&#8211;Empat Ekosistemnya Tersebar di Empat Kabupaten</p>
<p>	Ekosistem di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW) mengalami degradasi. Penurunan populasi dan meningkatnya aksesbilitas masyarakat di areal yang seharusnya terlarang itu, semakin mengancam eksistensinya. Apa saja yang masih bertahan di areal seluas 105,194 hektar itu saat ini?</p>
<p>Eko Mardiatmo</p>
<p>	Mungkin saat menjejakkan kaki di TNRAW, banyak yang tidak sadar tengah berada di daerah perlindungan. Memang, selain pintu gerbang dan kantor balai, hampir tidak dijumpai lagi di daerah terbuka sebuah penanda bahwa daerah tersebut merupakan taman nasional. Karenanya tidak heran, banyak warga yang masih asing dengan TNRAW.<br />
	Bahkan masih banyak masyarakat yang salah mengartikan ketika ditanya arah TNRAW. Beberapa masyarakat di kecamatan Andoolo misalnya, ketika ditanya, banyak yang menunjuk ke arah kecamatan Motaha, padahal seharusnya TNRAW terletak di Kecamatan Tinanggea.<br />
	Mereka menganggap TNRAW sebagai Rawa Aopa, salah satu ekosistem TNRAW yang bernama Rawa Aopa dan terletak di kecamatan Motaha. Masyarakat masih mengenal TNRAW sebagai PPA (pengembangan dan perlindungan alam). Memang sebelumnya, daerah tersebut dikelola oleh PPA yang sekarang berubah menjadi Badan koordinasi Sumber daya alam (BKSDA).<br />
	Sungguh aneh, sepertinya masyarakat masih belum pernah mengenalnya. Padahal salah satu ruas jalan yang menghubungkan antara Konawe Selatan dengan Bombana membelah areal TNRAW. Tepatnya sejak memasuki pintu gerbang dari arah konsel hingga 24 Km sesudahnya di kecamatan Lantari Jaya Bombana. Areal tersebut merupakan savannah (padang rumput luas) yang merupakan salah satu dari empat ekositem yang dimiliki TNRAW.<br />
	Ekosistem savannah itu membentang dari batas akhir zonasi hutan bakau di sisi timur TNRAW hingga gunung Watumohai dan Mendoke yang terletak di sisi barat. Savannah yang didominasi alang-alang, serta pohon Longgida, Agel, Lontar dan Tipulu itu membentang seperti karpet hijau seluas 22.964 hektar.<br />
	Ekosistem savannah merupakan bagian dari Taman Buru (TB) Watumohai. Berdasarkan SK Menteri Kehutanan No.444/Kpts-II/1989, TB Watumohai digabung bersama suaka margasatwa Rawa Aopa menjadi TNRAW. Sebelum penggabungan tersebut, pada tahun 1976 Watumohai dijadikan TB berdasarkan SK Menteri Pertanian No.648/Kpts/um/10/976 dengan luas 50.000 hektar.<br />
	Menurut Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan TNRAW Dwi Putro Sugiarto, ada dua faktor penting yang menjadi pertimbangan areal gunung Watumohai ditetapkan sebagai daerah wisata berburu. &#8220;Pertama, pembinaan secara khusus olah raga berburu, rekreasi dan pariwisata. Kedua, keadaan populasi vegetasi dan kondisi hutan di sekitar gunung Watumohai memenuhi syarat untuk dilaksanakan perburuan,&#8221; ujarnya.<br />
	Sudah puluhan tahun ekosistem savannah tumbuh di TNRAW, tapi sekian lama pula daerah tersebut tidak berkembang. Dominansi alang-alang seperti menghambat pertumbuhan jenis tumbuhan lain. Jika diperhatikan dengan seksama, memang hanya di daerah pingiran aliran sungai saja yang keanekaragaman tumbuhannya tinggi, sedangkan di daerah terbuka hanya terdapat beberapa pohon Agel dan Longgida. Hal itu membuat pemerintah sempat mengajukan perubahan fungsi savannah pada tahun 2009 karena dianggap tidak produktif lagi.<br />
	Tapi menurut Sugi (panggilan akrab Dwi Putro Sugiarto) tingginya dominansi savannah bukan menandakan daerah tersebut tidak produktif. Seharusnya ungkap Sugi, ekosistem savannah memang seperti itu, tidak tumbuh lebih tinggi lagi dan tidak bisa ditumbuhi tumbuhan lainnya. &#8220;Itu sudah maksimal. Kalau datang 10 tahun lagi, padang savannahnya tetap begitu, tidak akan bertambah lagi,&#8221; jelasnya.<br />
	Ekosistem savannah yang dulunya hanya satu kawasan, kini sudah terbelah dua secara permanen dengan dibukanya jalan trans Konsel Bombana. Bisa jadi kondisi tersebut mengancam kelangsungannya. Padahal savannah masih menyimpan bermacam keunikan kawasan. Misalnya saja, menjadi hunian satwa langka prioritas nasional seperti maleo, kakatua jambul kuning dan anoa dataran rendah.<br />
	Savannah juga menjadi tempat mencari makan rusa. Sedangkan di savannah Lanowulu dan Langkowala menjadi tempat jelajah utama monyet hitam khas Sulawesi Tenggara atau yang bernama latin Macaca ochreata. Beberapa jenis elang dilindungi khas Sulawesi juga hidup pada ekosistem ini, salah satu diantaranya elang  Sulawesi. Selain itu, savannah menjadi penyangga yang menahan laju erosi dan endapan lumpur pada muara ekosistem mangrove.<br />
	&#8220;Rencana tersebut juga mengancam satwa-satwa langka yang hidup atau memiliki daerah jelajah di savannah. Selain itu, perambahan savana juga terjadi untuk tempat tinggal penduduk di Lampopala, Langkadue dan Lapa Laea, memang saat ini sebagian sudah keluar, sedangkan di Pada Laea semuanya sudah keluar,&#8221; ungkap Sugi.<br />
	Ironis jika sampai pemerintah serius mengusul perubahan fungsi savannah. Usulan tersebut akan mengancam kehidupan nelayan yang memanfaatkan mangrove. Sebabnya savannah merupakan hulu sungai-sungai yang bermuara di laut yang melintasi ekosistem mangrove. Padahal jumlah masyarakat yang mendiami ekosistem mangrove lumayan banyak dan hanya menggantungkan hidup sebagai nelayan tradisional dengan menangkap udang serta kepiting bakau dan rajungan.<br />
	Ekosistem mangrove terletak di bagian selatan kawasan, membentang dari barat ke timur sepanjang 24 km dengan luas 6.173 hektar. Kelimpahannya juga sangat tinggi. Dalam kawasan tersebut, sedikitnya terdapat 27 jenis tumbuhan, yang didominasi Rhizophora mucronata, Avicennia alba dan Bruguiera gymnorrhyza.<br />
	Areal mangrove juga menyimpan beragam kekayaan satwa seperti buaya, anoa, babi hutan, berbagai jenis ikan, udang, kepiting bakau, Burung pecuk ular, Wilwo dan Bangau.<br />
	Satu kesyukuran kata Sugi, ekosistem mangrove TNRAW, tergolong masih utuh dan bagus dibandingkan kondisi hutan mangrove lain di Sulawesi. &#8220;Ketebalan hutan mangrove dari titik terdalam sampai pantai mencapai 7 km. Di situ, dapat dijumpai banyak pohon mangrove berdiameter satu sampai dua meter. Selain itu, mangrove juga menjadi habitat anoa dataran renah yang merupakan ikon Sultra. Satwa ini tergolong langka dan menjadi satwa prioritas nasional untuk dilindungi. (*)<a href="http://ekmar.files.wordpress.com/2011/01/ekosistem-mangrove-eko-11.jpg"><img src="http://ekmar.files.wordpress.com/2011/01/ekosistem-mangrove-eko-11.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="ekosistem mangrove" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-60" /></a><br />
	Sugi menjelaskan, ada empat ekosistem yang menjadi pertimbangan pemerintah pusat meningkatkan status Rawa Aopa dan Watumohai menjadi TNRAW. Keempatnya adalah ekosistem savannah, mangrove, rawa dan pegunungan dataran rendah. Istimewanya, TNRAW betul-betul menggambarkan Sultra. Selain menjadi habitat anoa dataran rendah yang menjadi simbol Sultra, juga tersebar di empat Kabupaten yakni Konawe Selatan, Bombana, Kolaka dan Konawe.<br />
	Ekosistem rawa menempati urutan ketiga dari sisi luas wilayah. Ekosistem ini terbagi meliputi Rawa Aopa seluas 12.000 hektar dan Rawa Lere di bagian tengah kawasan seluas 600 hektar. Rawa di TNRAW merupakan daerah depresi yang terletak di antara Pegunungan Mendoke, Motaha dan Makaleleo. Kondisinya selalu tergenang sepanjang tahun, karena menjadi muara beberapa sungai yang ada, sebelum mengalir ke Sungai Konaweeha di bagian utara dan Sungai Roraya di bagian selatan kawasan.<br />
	Diantara ekosistem lainnya, sebenarnya ekosistem inilah yang memiliki nilai tertingi karena merupakan perwakilan rawa gambut sulawesi. Bahkan terang Sugi, saat ini Rawa Aopa sedang dalam proses pengusulan pemerintah Indonesia untuk menjadi situs perlindungan lahan basah internasional melalui Konvensi Ramsar.<br />
	&#8220;Rawa Aopa menjadi tempat hidup berbagai jenis burung air dan satwa migran langka seperti burung wilwo. Tempat mencari makan masyarakat sekitar Rawa Aopa di Kecamatan Puriala dan Angata, dan yang terpenting sebagai salah satu daerah tangkapan air yang memasok DAS (aerah aliran sungai) Sampara yang menjadi sumber air PDAM Kota Kendari.<br />
	Berdasarkan tipenya, Rawa Aopa sebagian besar digolongkan sebagai non-forested peat swamp, atau rawa gambut yang tidak berpohon, tetapi tidak terbuka seluruhnya karena tertutup oleh vegetasi rumput totole pada wilayah tertentu. 	Jenis tumbuhan lainnya yang terdapat dalam jumlah besar adalah teratai merah, totole, Uti, Holea, Wewu dan Sagu.<br />
	Meski mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, tapi daerah tersebut terus mendapat tekanan dari lingkungan sekitarnya. beberapa tahun belakangan ini, terjadi penurunan debit air di musim kemarau. TNRAW melihat salah satu penyebabnya karena makin maraknya illegal logging di daerah hulu. &#8220;Bahkan saat ini terjadi penurunan populasi burung air yang dilindungi. Tapi kita tetap melakukan patroli hutan, penyuluhan di desa sekitar, mendirikan papan informasi serta melakukan penelitian,&#8221; jelasnya.<br />
	Ekosistem terakhir dan terluas di TNRAW adalah ekosistem hutan pegunungan dataran rendah. Ekosistem ini terdapat mulai kawasan datar hingga daerah bergunung dengan tipe vegetasi yang sangat beragam. Tepatnya berada antara Rawa Aopa hingga ke gunung Makaleleo di bagian utara, serta sekitar Pegunungan Mendoke, Gunung Watumohai hingga ke bagian kakinya. Selain itu tipe ekosistem ini terdapat pula di sepanjang alur-alur sungai di tengah savannah.<br />
	Sayangnya ekosistem seluas 64.569 hektar ini terancam degradasi paling tinggi. Hal itu ditandai dengan banyaknya pembalakan liar di lokasi-lokasi yang berbatasan dengan pemukiman masyarakat seperti di SP 1 Kecamatan Lalembuu, Lambandia dan Kecamatan Puriala. Kondisi tersebut diperparah dengan perambahan untuk perkebunan coklat di Lambandia dan Ladongi.<br />
	Paadahal sebagaimana hutan tropis pada umumnya, hutan dataran rendah di TNRAW juga banyak ditumbuhi jenis rotan, liana, perdu dan herba. Bahkan areal ini juga menyimpan kayu-kayu incaran utama perambah seperti Kalaero, Kulipapo, Bitti, Kayu Nona, kayu Bayam dan Kalapi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ekmar.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ekmar.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ekmar.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ekmar.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ekmar.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ekmar.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ekmar.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ekmar.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ekmar.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ekmar.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ekmar.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ekmar.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ekmar.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ekmar.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=55&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekmar.wordpress.com/2011/01/28/rawa-aopa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f8c472932fdacc5bfef8fd6510fc63d0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekmar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ekmar.files.wordpress.com/2011/01/ekosistem-mangrove-eko-11.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ekosistem mangrove</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sekarang Kita Sudah Kaya</title>
		<link>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/21/sekarang-kita-sudah-kaya/</link>
		<comments>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/21/sekarang-kita-sudah-kaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 16:01:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekmar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekmar.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[sekarang seharusnya kita sudah harus sombong, sudah harus bangga dan sudah harus berzakat fitrah ramai-ramai.. Pasalnya, sekarang kita sudah kaya. nggak percaya?? ini pertimbangan saya. saat saya sedang duduk nyantai di salah satu area hotspot di Kendari, saya disuguhkan makanan dan minuman. Kebetulan malam itu duit saya lagi tipis, karena duit hasil kuras keringat selama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=52&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ekmar.files.wordpress.com/2009/11/botol-air-mineral.jpg"><img src="http://ekmar.files.wordpress.com/2009/11/botol-air-mineral.jpg?w=200&#038;h=300" alt="" title="botol air mineral" width="200" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-53" /></a>sekarang seharusnya kita sudah harus sombong, sudah harus bangga dan sudah harus berzakat fitrah ramai-ramai.. Pasalnya, sekarang kita sudah kaya.<br />
nggak percaya?? ini pertimbangan saya.<br />
saat saya sedang duduk nyantai di salah satu area hotspot di Kendari, saya disuguhkan makanan dan minuman. Kebetulan malam itu duit saya lagi tipis, karena duit hasil kuras keringat selama seminggu sudah habis buat nombok tagihan. Jadi, saya melirik-lirik di table menu mana yang paling murah.. Gilaaa. setelah saya pelototin tuh menu hampir sepuluh menit, menu yang paling murah hanya air mineral itu pun nggak murah-murah amat, satu botol ukuran 600 ml, dipatok Rp 8ribu. Mau nggak mau saya terpaksa harus beli, kalau nggak beli pasti ditendang keluar.<br />
sambil minum dan dengerin orang karaokean, tiba-tiba saya inget, dalam sehari saya bisa minum minimal 3 botol air mineral ukuran 600 ml. Kerjaan saya yang berhubungan dengan mobilitas tinggi dibawah terik matahari dan banyak menghamburkan air liur, pastinya membutuhkan banyak asupan air pengganti cairan tubuh yang hilang agar tidak dehidrasi<br />
Jika sehari 3 botol air mineral, berarti saya menghabiskan Rp 24 ribuan hanya untuk air minum saja. dalam 26 hari kerja (satu bulan), berarti saya (dan kemungkinan kebanyakan dari kita juga begitu) telah menghabiskan Rp 624 ribu hanya untuk air minum. Masya Allah.<br />
Nggak bisa dibilang sebagai pemborosan juga karena air minum itu adalah kebutuhan dasar dan mutlak mahluk hidup. Tapi yang membuat saya jadi kaget karena nominal yang harus dikeluarkan untuk menebus kebutuhan yang sebenarnya melimpah disekitar kita. Itu hanya untuk air minum bagaimana dengan makanan? saya yakin, tidak sedikit diantara kita yang makan diwarung, kalau di ratakan, minimal untuk makan level menengah musti merogoh kocek Rp 10 ribu per porsi, kalau warung menengah ke atas rataanya Rp 35 ribu perporsi, kelas atas Rp 75 ribu perporsi dan lebih tinggi lagi di kelas VIP dan VVIP. Hitunglah Rp 10 ribu, dalam sebulan berarti minimal kita telah menghabiskan Rp 260 ribu untuk ukuran sekali makan di warung saja.<br />
Artinya makan dan minum kita Rp 884 ribu.<br />
Upah minimum provinsi (UMP) Sultra yang akan di tetapkan tahun 2010 nanti hanya Rp 870 ribu saja, artinya tidak cukup untuk biaya makan kita.. UMK itu diukur berdasarkan standar hicup layak. Artiny alagi, ukuran gaji Rp 870 ribu di Sultra sudah termasuk sejhatera, nah dengan biaya makan dan minum Rp 884 ribu perbulan artinya kita sudah kaya.. semoga.<br />
foto klik di <a href="http://kfk.kompas.com/sfkphotos/2009/05/16/profil-botol-18932">sini</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ekmar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ekmar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ekmar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ekmar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ekmar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ekmar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ekmar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ekmar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ekmar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ekmar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ekmar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ekmar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ekmar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ekmar.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=52&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/21/sekarang-kita-sudah-kaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f8c472932fdacc5bfef8fd6510fc63d0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekmar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ekmar.files.wordpress.com/2009/11/botol-air-mineral.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">botol air mineral</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Di Mana Rock Ku???</title>
		<link>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/16/di-mana-rock-ku/</link>
		<comments>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/16/di-mana-rock-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 12:03:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekmar</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita publik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekmar.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Sedikit nyeleneh, tapi saya sudah pusing mau membuat judul yang bagaimana. Saya sama sekali tidak bermaksud untuk mengarahkan judulku itu menjadi negatif. Langsung saja&#8230;. Begini, Satu hingga dua dekade lalu, Indonesia masih menyenangkan bagi saya, saat itu, saya dengan mudah untuk memilih musik rock mana yang akan saya dengarkan. Disetiap panggung konser, festival hingga deuker-deuker, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=47&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://ekmar.files.wordpress.com/2009/11/jamrud-inginkembali.jpg?w=390" alt="jamrud-inginkembali" title="jamrud-inginkembali"   class="alignleft size-full wp-image-48" />Sedikit nyeleneh, tapi saya sudah pusing mau membuat judul yang bagaimana. Saya sama sekali tidak bermaksud untuk mengarahkan judulku itu menjadi negatif.<br />
Langsung saja&#8230;. Begini,<br />
Satu hingga dua dekade lalu, Indonesia masih menyenangkan bagi saya, saat itu, saya dengan mudah untuk memilih musik rock mana yang akan saya dengarkan. Disetiap panggung konser, festival hingga deuker-deuker, semuanya menyuarakan rock, rock dan rock.<br />
Saya masih sempat menonton godbless, gito rollies, power metal, voodoo, elpamas, hingga generasi penerus mereka seperti sahara, boomerang, jamrud, power slaves.<br />
Sekarang ini saya merindukan mereka.. beberapa band seperti Jamrud dan Boomerang masih mereguk sukses di awal era milenium ini. Begitu pun power metal dan sahara yang mencoba sukses kembali, tapi saat ini tidak laku..<br />
saat ini orang lebih senang mendengarkan kangen band, radja, peterpan, dan sebagainya. Band yang menurut saya masih harus banyak belajar, menyedihkan dan buta aksara musik.<br />
Dipanggung hiburan,s aat ini sudah tidak ada lagi rock. Andra and the backbone mencoba menggeberak, koil juga sempat muncul, tapi hipnotis kangen band (cuih) masih lebih hebat.<br />
saya kasihan dengan diri saya sendiri karena saat ini saya bingung mencari rock ku yang hilang..<br />
foto dari <a href="http://hitsmusik.wordpress.com/2009/01/31/jamrud-new-performance-full-album-2009/">sini</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ekmar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ekmar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ekmar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ekmar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ekmar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ekmar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ekmar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ekmar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ekmar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ekmar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ekmar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ekmar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ekmar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ekmar.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=47&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/16/di-mana-rock-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f8c472932fdacc5bfef8fd6510fc63d0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekmar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ekmar.files.wordpress.com/2009/11/jamrud-inginkembali.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jamrud-inginkembali</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Miyabi Ganti Kelamin</title>
		<link>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/16/miyabi-ganti-kelamin/</link>
		<comments>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/16/miyabi-ganti-kelamin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 09:25:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekmar</dc:creator>
				<category><![CDATA[humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekmar.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin Maria Ozawa alias Miyabi, sudah bosan menjadi cewek. Perkaranya dia sebel karena di cekal di Indonesia. Untuk memprotes itu, ia kini ganti kelamin. Ia lalu meng up-load fotonya setelah ganti kelamin agar semua orang tahu.. (hahahahahaaa) foto diunggah dari sini<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=39&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://ekmar.files.wordpress.com/2009/11/mieyabi-ganti-kelamin.jpg?w=390" alt="mieyabi ganti kelamin" title="mieyabi ganti kelamin"   class="alignleft size-full wp-image-40" />Mungkin Maria Ozawa alias Miyabi, sudah bosan menjadi cewek. Perkaranya dia sebel karena di cekal di Indonesia. Untuk memprotes itu, ia kini ganti kelamin. Ia lalu meng up-load fotonya setelah ganti kelamin agar semua orang tahu.. (hahahahahaaa)</p>
<p>foto diunggah dari <a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?goto=newpost&amp;t=2614103">sini</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ekmar.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ekmar.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ekmar.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ekmar.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ekmar.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ekmar.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ekmar.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ekmar.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ekmar.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ekmar.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ekmar.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ekmar.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ekmar.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ekmar.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=39&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/16/miyabi-ganti-kelamin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f8c472932fdacc5bfef8fd6510fc63d0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekmar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ekmar.files.wordpress.com/2009/11/mieyabi-ganti-kelamin.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mieyabi ganti kelamin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kalau Begitu&#8230;</title>
		<link>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/15/kalau-begitu/</link>
		<comments>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/15/kalau-begitu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 11:29:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekmar</dc:creator>
				<category><![CDATA[humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekmar.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Ini kisah nyata dari wartawan yang sedang bertugas meliput kegiatan gubernur Sultra, di Kabupaten Buton Utara (Butur), Sultra. Saat itu, sedang ada kegiatan pencanangan jalan. Seperti biasa, acara para pejabat pasti berlangsung normatif dan protokolis. Seperti biasa juga, serangkaian seremoni tersebut ditutup dengan pembacaan doa. Siang itu, salah seorang pejabat Butur, maju menjadi pembaca doa. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=23&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini kisah nyata dari wartawan yang sedang bertugas meliput kegiatan gubernur Sultra, di Kabupaten Buton Utara (Butur), Sultra.<br />
Saat itu, sedang ada kegiatan pencanangan jalan. Seperti biasa, acara para pejabat pasti berlangsung normatif dan protokolis.</p>
<p>Seperti biasa juga, serangkaian seremoni tersebut ditutup dengan pembacaan doa. Siang itu, salah seorang pejabat Butur, maju menjadi pembaca doa.</p>
<p>Lalu, mulailah dia membaca doa, satu menit, dua menit hingga menjelang lima menit, doa orang tersebut belum selesai. Gubernur sudah mulai kelihatan gerah, begitupun pejabat dan hadirin lainnya.</p>
<p>Seorang staf protokoler Pemprov berinisiatif memperingatkan pembaca doa tersebut agar meringkas doanya &#8220;Pak, jangan terlalu panjang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tapi si pembaca doa itu, terus saja tancap gas.<br />
Lalu, dia ditegur lagi oleh staf protokoler itu, &#8220;Pak, sudah, pak sudah,&#8221;&#8230; Tapi pembaca doa itu, masih saja lanjut, karena doanya masih tersisa dua lembar ukuran kwarto, font times new roman ukuran 10 dan kerapatan spasi 1.</p>
<p>Karena gelagat para pejabat semakin tidak sabaran, lalu staf protokoler Sultra itu, kembali memberikan peringatan yang kali ini sudah lebih keras kepada pembaca doa itu. &#8220;Pak sudah,, sudah,&#8221;..<br />
karena diperingatkan begitu, si pembaca doa yang sedang khusuyuk ini, tiba-tiba berhenti membacakan doanya sembari berkata. &#8220;Kalau begitu, Rabbana Atinna fiddunia hasanah, wafil&#8230;&#8230;&#8230;.,&#8221; kontan saja karena mendengar kalimat &#8220;kalau begitu&#8221; yang disebutkan dengan keras, maka para wartawan dan hadirin tertawa terbahak-bahak, sedangkan para pejabat hanya bisa tersungging saja. (***)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ekmar.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ekmar.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ekmar.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ekmar.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ekmar.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ekmar.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ekmar.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ekmar.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ekmar.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ekmar.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ekmar.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ekmar.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ekmar.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ekmar.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=23&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/15/kalau-begitu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f8c472932fdacc5bfef8fd6510fc63d0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekmar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puisi Ditengah Polusi</title>
		<link>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/15/puisi-ditengah-polusi/</link>
		<comments>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/15/puisi-ditengah-polusi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 11:03:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekmar</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita publik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekmar.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[sumber : www.komisikepolisianindonesia.com/main.php?pa&#8230; Kapolri Bambang Hendarso Danuri, ternyata memiliki cita rasa seni juga. Bukan cuma pintar dihadapan komisi III DPR RI, kapolri kita ini juga pintar berpuisi. Berikut petikan puisi yang disampaikan Bambang di hadapan sekitar 500 personel Brimob saat HUT ke 64 brimob yang diunduh dari INILAH.COM : &#8220;Tekadku ketika badai menerpa… Jiwa Bhayangkara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=18&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://ekmar.files.wordpress.com/2009/11/kapolri_2.jpg?w=390" alt="kapolri" title="kapolri"   class="alignnone size-full wp-image-19" /><br />
sumber : www.komisikepolisianindonesia.com/main.php?pa&#8230;<br />
Kapolri Bambang Hendarso Danuri, ternyata memiliki cita rasa seni juga. Bukan cuma pintar dihadapan komisi III DPR RI, kapolri kita ini juga pintar berpuisi.</p>
<p>Berikut petikan puisi yang disampaikan Bambang di hadapan sekitar 500 personel Brimob saat HUT ke 64 brimob yang diunduh dari INILAH.COM :</p>
<p>&#8220;Tekadku ketika badai menerpa…<br />
Jiwa Bhayangkara mewujudkan makna Tribrata<br />
Menegakkan harga diri untuk menciptakan keadilan<br />
Untuk tetap tegak menjaga diri<br />
Aku bangga menjadi insan Tribrata&#8221;..</p>
<p>Asyik juga coy, karena akhirnya saya jadi tahu kalau ternyata Kapolri itu bisa &#8220;nyeleneh&#8221;.<br />
Tapi yang saya ingin tahu, kenapa nanti di saat Kapolri terdesak oleh kasus cicak vs buaya baru dia bisa berpuisi. Mmmm, mungkin ini karena tendensi kasus itu yang semakin memuncak dan tidak lama lagi akan meledak. Kasus itu telah menjadi polutan utama di udara kebebasan informasi saat ini.</p>
<p>Di saat kasus meruncing kepada pemecatan Bambang dan Kajati Hendarman Supandji, Bambang sudah bisa berpuisi. Yah, saya berharap agar kalau saja&#8211;saya ulangi kalau saja&#8211; nantinya Bambang dipecat, dia bisa &#8220;bernyanyi&#8221; juga.</p>
<p>yah, terserah dialah mau nyanyi yang bagaimana, apakah nantinya dia menyanyikan lagu berjudul TESTIMONI atau lagu lainnya yang berjudul Protes kepada Alam.. tak tahulah..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ekmar.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ekmar.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ekmar.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ekmar.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ekmar.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ekmar.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ekmar.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ekmar.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ekmar.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ekmar.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ekmar.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ekmar.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ekmar.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ekmar.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=18&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/15/puisi-ditengah-polusi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f8c472932fdacc5bfef8fd6510fc63d0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekmar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ekmar.files.wordpress.com/2009/11/kapolri_2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kapolri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara Modis, Latah dan Jati Diri</title>
		<link>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/14/antara-modis-latah-dan-jati-diri/</link>
		<comments>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/14/antara-modis-latah-dan-jati-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 06:58:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekmar</dc:creator>
				<category><![CDATA[mode]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekmar.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[sumber:http://media.photobucket.com/image/punk%20style/chipolte/0a712768.jpg Hampir disemua pusat perbelanjaan atau tempat lain yang bisa menyedot atensi publik, saya melihat beberapa rombongan anak muda (kalau tidak boleh disebut ABG) dengan berbagai style berbeda. Terkadang saya berpas-pasan dengan serombongan yang mengenakan baju berwarna menyilaukan dan celana yang ujungnya &#8220;mencekik&#8221; betis (di Kendari biasa disebut celana botol). Kalau di lihat sih, mode [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=12&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://ekmar.files.wordpress.com/2009/11/punk1.jpg?w=390" alt="punk" title="punk"   class="alignnone size-full wp-image-14" /><br />
sumber:http://media.photobucket.com/image/punk%20style/chipolte/0a712768.jpg</p>
<p>Hampir disemua pusat perbelanjaan atau tempat lain yang bisa menyedot atensi publik, saya melihat beberapa rombongan anak muda (kalau tidak boleh disebut ABG) dengan berbagai style berbeda. Terkadang saya berpas-pasan dengan serombongan yang mengenakan baju berwarna menyilaukan dan celana yang ujungnya &#8220;mencekik&#8221; betis (di Kendari biasa disebut celana botol). Kalau di lihat sih, mode tersebut mulai dipopulerkan oleh Pasha Ungu.</p>
<p>Ada juga yang mengusung mode punk, bajunya sobek disana sini, bukannya sudah lusuh, tapi sengaja disobek. Rambut mereka terlihat menarik dengan model mohawk atau kadang juga wake-up style. Makin serem dengan body pierching mulai dari kuping, lidah sampai puser. Yah, meski kadang kelihatannya kontras sekali dengan kehidupan disekitar mereka, namun komunitas ini tetap eksis.</p>
<p>Terkadang juga, saya bertemu dengan anak muda yang masih memakai celanan yang robek dilututnya. Ciri khas rocker tahun 90-an. Rambut gondrong, make gelang anting dan rante. Kata Project pop, anak rocker memang selalu positif, apa saja selalu ngangguk-ngangguk.</p>
<p>Sebenarnya masih banyak lagi. </p>
<p>Tapi yang membuat saya jadi geli dan bingung, menurut mereka itu adalah style yang bisa menggambarkan kepribadian mereka. Mungkin dianggap sebagai identitas siapa diri mereka, apakah rocker, punker, anak dugem, deelel (dll).</p>
<p>Jika style itu dianggap sebagai jati diri, saya jadi heran koq jati dirinya berubah-ubah yah?? hari ini make tindik, besok dilepas. Hari ini pake celana botol, besoknya boogie, besoknya lagi pake cut brai.. </p>
<p>justru saya melihat model yang berusaha dijadikan sebagai jati diri oleh sekelompok tadi justru sebagai penghiloang jati diri mereka sendiri. Mereka harus tampil sebagai punker ketika bergaul dengan lingkungan punker. KAlau tidak, maka kamu harus get out. begitu juga untuk komunitas lainnya. Terkadang saya berpikir perkembangan jaman termasuk gaya berpakaian jutru membuat kita menjadi latah dan menghilangkan jati diri.</p>
<p>Jadilah diri sendiri. Gunakan panca indera untuk melihat yang mana cocok dan tidak, ketika sudah memilih, cobalah untuk setia. Itulah jati diri.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ekmar.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ekmar.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ekmar.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ekmar.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ekmar.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ekmar.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ekmar.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ekmar.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ekmar.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ekmar.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ekmar.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ekmar.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ekmar.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ekmar.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=12&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/14/antara-modis-latah-dan-jati-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f8c472932fdacc5bfef8fd6510fc63d0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekmar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ekmar.files.wordpress.com/2009/11/punk1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">punk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bertanya pada siapa</title>
		<link>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/12/bertanya-pada-siapa/</link>
		<comments>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/12/bertanya-pada-siapa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 09:28:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekmar</dc:creator>
				<category><![CDATA[private]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekmar.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[jadi ingat waktu masih pakai putih-biru.. pertama kali nonton CD konser GNR. takjubnya bukan main. Lengkingan suara axl beradu cadas dengan lengkingan gitar slash yang melodik. Selepas nonton, gairah langsung bangkit untuk belajar main gitar.. maka setelah merengek kepada nyokap, selang dua hari kemudian Yamaha tipe G merah marun sudah ada digenggamanku. Sayangnya minat tinggi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=3&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>jadi ingat waktu masih pakai putih-biru.. pertama kali nonton CD konser GNR. takjubnya bukan main. Lengkingan suara axl beradu cadas dengan lengkingan gitar slash yang melodik. Selepas nonton, gairah langsung bangkit untuk belajar main gitar.. maka setelah merengek kepada nyokap, selang dua hari kemudian Yamaha tipe G merah marun sudah ada digenggamanku.</p>
<p>Sayangnya minat tinggi itu tidak mendapat feed back dari kota ku, Kendari saat itu, masih kota kecil (meskipun sekarang masih kecil juga, tapi lebih besarlah dibanding belasan tahun lalu). Selain masih berstatus bocah, arus transformasi informasi yang tidak berkembang membuat semangatku terkubur di dalam nada-nada dasar yang sudah aku pelajari hingga dua minggu setelah gitar itu aku pegang.</p>
<p>Aku bingung mau bertanya pada siapa.. padahal aku punya banyak pertanyaan. Selain tujuh not ini, masih berapa banyak lagi not lainnya? siapa master gitar di kota ini? siapa master gitar di Indonesia, atau bahkan di Dunia?, apa itu partitur yang sempat aku baca di buku? belum sempat itu aku bertanya.. aku pusing mau bertanya pada siapa.. bertanya di sekeliling, malah jawaban yang kuterima mungkin anu, mungkin ini, mungkin itu. Ini baru awal.. termasuk saat aku menulis di blog ini, sekarang aku mau bertanya tapi pada siapa??</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ekmar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ekmar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ekmar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ekmar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ekmar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ekmar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ekmar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ekmar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ekmar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ekmar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ekmar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ekmar.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ekmar.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ekmar.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ekmar.wordpress.com&amp;blog=10450183&amp;post=3&amp;subd=ekmar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekmar.wordpress.com/2009/11/12/bertanya-pada-siapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f8c472932fdacc5bfef8fd6510fc63d0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekmar</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
